Kamis, 02 Februari 2017

5 Tips Bagaimana Menjadi Guru Privat Yang Profesional


Profesi guru privat saat ini menjadi profesi part time yang sangat diminati oleh banyak kalangan, karena waktu yang fleksibel dan lokasi yang bisa di dekat rumah. selain itu bagi guru les privat yang sudah berpengalaman dan berprestasi tinggi dapat memiliki gaji yang lebih besar dari gaji PNS per bulannya.
Dengan maraknya minat profesi ini, menjadi medan bersaing. Dan hal utama yang diperlukan guru les privat dalam persaingan ini adalah sikap yang profesional. Untuk menjadi guru yang propesional tidak ada cara yang instan, butuh ketekunan dan usaha terus menerus.
Berikut ini ada 5 point yang harus diperhatikan oleh seorang guru les dalam rangka berusaha untuk memaksimalkan potensi dalam dirinya menjadi guru les profesional.

1.Persiapan Mengajar

Sebagai seorang guru, siapapun yang diajarnya, berapapun jumlah muridnya, harus melakukan persiapan terlebih dahulu. Persiapkan bahan ajar yang akan digunakan, soal-soal latihan, teknologi yang dapat digunakan sebagai alat bantu mengajar, dsb.
Selain itu, guru juga harus mempersiapkan sarana mengajar yang siap pakai dengan kondisi baik. Jangan lupa untuk membawa pulpen maupun spidol yang tintanya masih terisi, buku-buku maupun soal-soal yang terbaru.

2. Banyak Membaca dan Mencari tahu

Seorang guru ibarat sebuah cawan yang diisi dengan ilmu pengetahuan untuk diberikan kepada siswa-siswinya. Jika anda tidak memperbesar cawan anda dengan menenggak lebih banyak ilmu pengetahuan, maka suatu saat anda akan memberikan air yang keruh kepada murid anda karena pengetahuan anda sudah ketinggalan zaman dan lama kelamaan cawan anda akan kering.
Oleh karena itu, perbanyaklah membaca dan kembangkanlah diri anda setiap saat. Agar murid anda selalu mendapatkan air segar dari cawan anda.

3. Datang tepat waktu

Profesi guru les privat adalah profesi yang mengharuskan guru untuk datang ke tempat siswa. Oleh karena itu, penting bagi guru untuk selalu datang tepat waktu saat les.
Jika seorang guru les seringkali datang terlambat, maka ia akan mendapatkan respon negatif dari orangtua yang dapat berujung pada berakhirnya kerjasama antara guru dengan siswa maupun guru dengan institusi tempat ia bekerja.
Untuk menghindari datang terlambat ke rumah siswa, ada baiknya jika anda berangkat 30 menit – 1 jam lebih awal. Jika anda menghadapi pertemuan pertama anda dan anda khawatir datang terlambat, anda dapat mencoba mencari alamat rumah siswa anda satu hari atau beberapa hari sebelumnya.

4. Analisis Kebutuhan Siswa

Profesi guru les merupakan profesi yang tidak mudah karena setiap anak memiliki anugerahnya masing-masing dan tidak sama antara satu dengan lainnya. Seorang guru les harus mampu mendiagnosa apa kesulitan belajar siswa, apa penyebabnya dan bagaimana menyelesaikannya.
Jika siswa anda tidak memahami konsep yang anda berikan, bisa jadi bukan murid anda yang bodoh, melainkan metode mengajar anda yang tidak tepat. Oleh karena itu dibutuhkan komunikasi yang aktif dan positif antara guru les dengan siswa, orangtua siswa dan institusi tempat guru bekerja, sehingga siswa dapat mendapatkan proses pembelajaran yang sesuai dengan gaya belajar maupun kebutuhannya.

5. Terjun Ke dunia nyata

Tujuan dari pendidikan adalah menyiapkan siswa untuk menghadapi dunia nyata. Jangan lupakan tujuan ini dan selalu berkutat dengan x dan y dalam matematika atau struktur atom dalam kimia.
Selain itu, ajaklah siswa anda untuk mengenal kegunaan suatu konsep lebih dalam melalui artikel atau video yang anda temukan. Ajaklah mereka untuk berpikir bagaimana jadinya jika saat ini konsep tersebut belum ditemukan.
Begitu banyak kegunaan dari konsep pengetahuan yang saat ini dipelajari di sekolah dan tidak diketahui oleh siswa. Tugas anda adalah membukakan jalan pikiran siswa anda untuk mengenal penerapan dari ilmu pengetahuan yang ia pelajari lebih luas lagi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar